Minggu, 31 Januari 2010

310110




TUHAN,,,

jangan bilang kali ini terlalu tinggi,,



*inspired from my sister's quotes

saya memohon ya Allah. untuk menjaga batin saya agar senantiasa bersih. agar selalu berjalan dalam ridho Mu. agar selalu pada lindungan Mu. agar mendapat apa yang terbaik sesuai yang Engkau pilihkan untukku.

amin

Jumat, 29 Januari 2010

200110

saya baru selesai membaca buku dan brown yang terbaru, the lost symbol. dan saya terkesan. cerdas sekali, sungguh. bukan permainan kata-kata yang membuat saya tergila-gila, tapi bagaimana imajinasi bisa menghasilkan cerita yang membuat saya percaya ini adalah cerita nyata, bukan fiksi. seperti juga Rahasia Medee, saya suka. bagaimana si penulis bisa membawa kita masuk ke alam imajinasi yang dia ciptakan, yang dibangun berdasarkan keadaan yang nyata. sampai saya jadi sungguhan bertanya-tanya, benarkah ada emas VOC di sana??

kembali ke The Lost Symbol, hmm, saya cukup mencerna nya dengan baik. Bukan saya mengikuti paham gnostik yang sangat ditonjolkan Dan Brown, tapi saya lebih mendapat isi dari si tokoh Katherine Solomon. Hmm, ahli Ilmu Neotic yang mengesankan. Ah, sebenarnya dia atau si Dan Brown sih yang cerdas? yah, pokoknya saya begitu suka tentang pengetahuan bahwa energi metafisik itu ada. Manusia terdiri dari fisik dan raga. Raga itu, sesungguhnya adalah zat, partikel-partikel, yang punya massa. dan setiap massa, menurut Newton, punya suatu gaya tarik yang mempengaruhi benda-benda di sekitarnya. Seperti juga pikiran, ia mengikuti hukum gravitasi ini juga. Maka tidak salah kan, kalau penulis seperti Dan Brown, atau Normant Vincent Peale, atau Masaru Emoto, membuat kesimpulan bahwa 'apa yang kita pikirkan, apa yang kita sugestikan, benar-benar akan berpengaruh, ke alam.'
Dalam bukunya 'Have a Nice Day', saya selalu ingat, di tanggal november, ia menulis, 'Berfikirlah positif. Sesungguhnya ia seperti gaya tarik menarik. Saat kita berfikir positif, maka secara tidak langsung kita menarik energi-energi positif dari lingkungan di sekitar kita. Dan begitu juga sebaliknya.' Saya ingat, itulah pertama kali saya takjub dan percaya tentang adanya pengaruh ke-positifan-pemikiran dengan apa yang akan terjadi di dalam hidup saya. Lalu kemudian saya membaca The Hidden Message, berikutnya The Secret-rhonda byrne, Quantum ikhlas, dan sebagainya. Tentang bagaimana memanipulasi apa yang akan terjadi dalam hidup kita, dengan mengatur pikiran kita. Dan itu sungguh kekuatan yang besar bukan!!
Bukan saya akhirnya berfikir, oh, lalu apa yang terjadi di hari ini ditentukan oleh saya sendiri. Maka saya lah sesungguhnya pengatur takdir yang akan terjadi pada saya. Tidak. Saya percaya dan beriman pada Allah swt. Dan saya percaya, semua yang terjadi pada kita dalam hidup, adalah garis takdir yang telah Dia tuliskan di Lauh Mahfuz. Menurut Tafsir Qurtubi, semua takdir makhluk Allah telah ditulis-Nya di Luh Mahfuz, bisa saja dihapus/ dirubah oleh Allah atau Allah menetapkan sesuai dengan kehendak-Nya. Kemudian yang dapat merubah takdir yang tertulis dalam Lauh Mahfuz itu hanya doa dan perbuatan baik/ usaha. Muhammad bersabda: "Tiada yang bisa merubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik". Jadiii, saya tetap percaya, pikiran saya-sugesti saya, adalah doa yang tulus yang saya penjatkan, jauh di lubuk hati saya. Maka saya percaya, insyaallah, Allah mendengar permohonan hambaa Nya, dan menjawab doa saya. Bukankah Allah selalu suka hamba Nya yang bersyukur????
Karena itu, saya selalu mensugestikan pikiran saya untuk menjadi positif,, agar sayalebih banyak bersyukur. agar lebih banyak melihat rahmat yang telah Dia berikan. Agar saya tidak terbiasa mengeluh dan bisa membuat saya menutup hati akan segala yang baik. Agar saya bisa menjalani hidup saya dengan sebaik-baiknya.

Rabu, 27 Januari 2010

saat kita memutuskan,





kita tidak melakukan apa-apa, kan.

kita tidak menjauh. atau berpisah. atau saling tidak peduli lagi.

ya, kita hanya mengurai kembali simpul yang dulu pernah kita buat.

membiarkannya jadi semula dua utas tali yang sama-sama kuat

yang kini terentang sejajar, dan terikat pada tiangnya masing-masing

tapi lihatlah, kita masih berdampingan kok.

dan terkadang kita sama-sama mengikat dua batang bambu menjadikannya tandu.

kita masih saling menguatkan saat diperlukan untuk menarik sesuatu

ah,bukankah memang seharusnya kita begitu?




-260110-

260110

selamat datang di saya yang baru. eh saya tidak berubah kok. saya masih - saya yang lama. dengan kekuatan baru. hmm. dengan harapan punya kekuatan baru deng. hahahahha.

oh ya, saya rapuh. saya sedih. saya kecewa. saya kacau. saya bingung. saya pengen marah2. saya pengen nangis sampe capek. saya pengen pulang aja. saya ga mau mikir apa2 dulu sementara ini. saya mau tidur aja seharian. saya mau ngulang ke masa lalu dan mengcancel semuanya. saya mau bangun terus sadar ini cuma mimpi2 gitu. *jaah lama-lama jadi sinetron*.

jauh dari apa yang saya takutkan, ternyata saya tidak segitu nya. saya baik baik sajaa, horee!! saya masih bisa tersenyum, bahkan tertawa, dan menikmati hari ini. terimakasih ya Allah, saya punya teman2 yang menceriakan hari saya.

Sekali lagi, agar lebih meyakinkan, (dan mensugesti diri saya sendiri,), saya baik baik saja.
I'm perfectly ok.

asal nih aji

my beloved friends AJI,,

oh waow, betapa saya peduli dan setia pada anda

saya nemenin anda nih sekarang,,
hahahhahahahhahahahhahahahahahha


*need your shouder. really.

Senin, 25 Januari 2010

semester 4.

semester baru saya sudah benar-benar di depan mata. diawali dengan IP semester kemarin, saya berharap semua yang terjadi di semester ini menjadi baik-baik saja di mata saya. saya ingat apa saja yang saya lakukan di semester lalu. aah sungguh banyak cerita. dan masalah. dan ke hectic an. shock sekali, tahun pertama saya di jurusan teknik industri. jadwal yang serba random. tugas yang hebohdan tidak berhentiberhenti. praktikum yang bikin stress. begadangan jadi nama tengah saya. tidur jam 3 pagi karena baru selesai nugas. jadwal yang bentrok sana-sini. sering nangis dan galau gara2 otaknya udah jenuh. perubahan suasana hati yang drastis. pusing menentukan prioritas. aah hidup sepertinya harus penuh jadwal dan perhitungan.

bukan saya ingin lari dari masalah, tapi sepertinya semester lalu *eh dan dua semester lalu deng* adalah masa-masa yang berat. yang menguras tenaga, pikiran, dan rasa saya. saya lelah? hmm, ya. tapi tidak juga, saya menikmatinya kok. hahahha. bukankah ini adalah metode paling baik untuk belajar dari kehidupan? untuk mulai terjun ke keadaan sebenarnya di lua sana? untuk keluar dari comfort zone kita selama ini? sejujurnya saya di semester ini berharap semuanya berjalan nyaman-nyaman saja. kalo dikasih pilihan, saya lebih memilih hidup datar deh semester ini. *dengan IP 4 tapi, hahahha*. masalah pasti akan datang, saya tahu, dan saya berharap saya bisa menjalani nya. dengan sabar. dengan bijak, dengan sebaik-baiknya. dan pada akhir smester nanti, saya juga bisa berubah menjadi seseorang yang lebih baik lagi. maksimal di output, dan sesuai dengan apa yang saya cita-citakan.

hmm, tapi saya bersyukur lhoo bisa menjalani semester kemarin. saya jadi tau, saya punya cahaya-cahaya yang ada di samping saya. tempat saya berbagi, tempat saya tertawa dan mengeluh. banyak yang saya pelajari, banyak yang saya dapat. saya jadi tahu cara untuk bersyukur, saya jadi mengerti arti dari ikhlas, dan saya melihat, buah dari kesabaran. teman teman, terimakasih!

hmmm, yasudahlah. hari ini kuliah pertama saya di semester 4, dan saya masih guling-guling di kasur. hahahha. jadwal saya siang terus lho. *aah godaan tidur yang besar nih*.

PS : ga sabar ketemu endah, aji, ve, icha, ninis, rega, gilang, depe, michael, yonas, hmm, semua teman2 sepermainan saya di Ti yang ga bisa disebutinsatu-satu. kangen kalian uy! semoga kita bisa nugas n belajar bareng lagi yaaa.

Minggu, 24 Januari 2010

berbicara tentang benci,

bisa kah dia diam?
tidak cuman tertawa dan bercanda saja kerjanya. atau dengan lembut memberi perhatian? dia cuman bisa itu saja. aku benci akan adanya dia. dia tidak bisa apa-apa, dan aku tahu betul. dia tidak sekuat itu, dia tidak sebijak itu, dia bahkan tidak bisa berpendapat. atau berfikir kritis. atau memberi ide, atau memcahkan masalah. dia hanya, pemerhati suasana yang baik. berperan menjadi penengah diantara keributan. dan pencair suasana. sisanya, dia egois. dan tidak ada apa-apa yang bisa aku lihat dari dia.
dan aku benci sekali tiap kali aku bertemu dengannya. senyumnya palsu seperti dibuat-buat. atau tampang sendu dan lelah yang entah itu akting atau bukan. seolah minta ditanya 'kamu kenapa?'. diam menunggu disapa, agar merasa menjadi seseorang yang penting dan ditunggu hadirnya. haloo, kamu siapa??
bahkan membawa dia menjadi bagian dari suatu panitia tidak berguna. yang aku butuhkan adalah epala, yang bisa membantuku menemukan jalan. bukan yang menunggu diperintah. kalau itu sih aku bisa tunjuk siapa saja. mempercayakan sesuatu padanya adalah kesalahan. karena pada akhirnya dia akan bertanya dan melempar pertanyaan ke orang lain lagi. dia tidak bisa menjawab sendiri. sungguh dia tidak berguna apa-apa. cuma bisa heboh tertawa saja. cuma itu yang dia bisa.

namanya nieko. dan aku benci padanya.